| Designed by: |
Iklan Koran Info
Mau Pasang Iklan Koran KOLOM, Iklan Koran DISPLAY, Iklan Koran PELELANGAN, Iklan Koran PENGUMUMAN, Iklan Koran LAPORAN KEUANGAN, Iklan Koran LOWONGAN KERJA ?? Please visit : http://www.iklankoran.net |
| KORAN KOMPAS |
|
|
|
| Thursday, 01 April 2010 00:00 |
|
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas KOMPAS atau Kompas adalah nama surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Kompas adalah bagian dari Kelompok Kompas Gramedia. Untuk memudahkan akses bagi pembaca di seluruh dunia, Kompas juga menerbitkan edisi daring bernama Kompas Cyber Media, berisi berita-berita yang diperbarui secara aktual. Kompas adalah satu-satunya koran di Indonesia yang diaudit oleh Audit Bureau of Circulations (ABC). Sejarah Ide awal penerbitan harian ini datang dari Jenderal Ahmad Yani, yang mengutarakan keinginannya kepada Frans Seda untuk menerbitkan surat kabar yang berimbang, kredibel, dan independen. Frans kemudian mengemukakan keinginan itu kepada dua teman baiknya, P.K. Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama. Ojong langsung menyetujui ide itu dan menjadikan Jakob Oetama sebagai editor in-chief pertamanya. Awalnya harian ini diterbitkan dengan nama Bentara Rakyat. Atas usul Presiden Sukarno, namanya diubah menjadi Kompas, sebagai media pencari fakta dari segala penjuru. Kompas mulai terbit pada tanggal 28 Juni 1965 berkantor di Jakarta Pusat dengan tiras 4.800 eksemplar. Sejak tahun 1969, Kompas merajai penjualan surat kabar secara nasional. Pada tahun 2004, tiras hariannya mencapai 530.000 eksemplar, khusus untuk edisi Minggunya malah mencapai 610.000 eksemplar. Pembaca koran ini mencapai 2,25 juta orang di seluruh Indonesia. Seperti kebanyakan surat kabar yang lain, harian Kompas dibagi menjadi tiga halaman bagian, yaitu bagian depan yang memuat berita nasional dan internasional, bagian berita bisnis dan keuangan, serta bagian berita olahraga. Larangan terbit sementara tahun 1978 Pada tahun 21 Januari 1978, menyusul pemberitaan pencalonan Soeharto sebagai presiden untuk ketiga kalinya dan demo menentang korupsi yang marak, tujuh harian (Kompas, Sinar Harapan, Merdeka, Pelita, The Indonesian Times, Sinar Pagi, dan Pos Sore) dilarang terbit atas perintah Sudomo[1], Edisi Daerah Dengan semakin meningkatnya pembaca, selain rubrik tetap pada edisi Nasional, saat ini Kompas juga menambahkan edisi daerah antara lain: Sumatra Bagian Selatan Sumatra Bagian Utara Yogyakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jawa Barat Kompas digital Kompas e-paper Kompas e-paper atau koran digital Kompas adalah versi elektronik dari koran Kompas yang diluncurkan Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 1 Juli 2009. Inovasi ini sebenarnya telah ada dari tahun 2008 akan tetapi setelah melalui beberapa perbaikan barulah Kompas epaper ini dapat benar-benar diakses. Kompas epaper ini tidaklah sama dengan Kompas.com. Apabila pada Kompas.com, informasi-informasi yang diberikan berbeda dengan Kompas cetak maka Kompas epaper memiliki berita yang sama dengan Kompas cetak akan tetapi epaper berbentuk digital. Sampai saat ini Kompas e-paper tidak memungut biaya, namun membutuhkan plugin tambahan, yaitu Microsoft Silverlight yang wajib dipasang terlebih dahulu. Kompas cetak Kompas cetak adalah koran digital Kompas versi elektronik. Kompas cetak. Kompas cetak tidak membutuhkan plugin tambahan. Berita yang ada disini sama persis dengan yang ada pada versi cetak (non-elektronik) namun kadang ada berita yang tidak ditambahkan di sini. Iklan yang ada pada versi cetak (non-elektronik) pun ditiadakan disini. Aneka rupa Tokoh kartun yang sudah mendarah daging di Kompas bernama Oom Pasikom. Kompas Minggu memegang rekor sebagai edisi bertiras paling banyak bila dibandingkan dengan hari-hari biasa.
|
| Last Updated on Thursday, 01 April 2010 08:15 |



